Thursday, February 12, 2009

Jomblo Itu keren lho!

.

Mendingan jomblo daripada maksiat


Secara bahasa, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, jomblo itu artinya perempuan tua yang nggak laku-laku alias perawan tuwir. Tapi seiring berjalannya waktu, terjadi perluasan makna pada kata jomblo. Kini, jomblo diartikan sebagai julukan “trendy” buat mereka (baik cowok maupun cewek) yang masih nyorangan alias single, belum punya pacar, atau belum punya soulmate. Pokoknya masih enak nyendiri aja (atau memang situnya belum ada yang ngajak jalan barengan?).

Sob, dari hari ke hari opini media yang memojokkan para jomblo semakin tak terkendali. Remaja kian diarahkan untuk berani mengekspresikan rasa sukanya kepada lawan jenis dengan berpacaran. Setel tayangan-tayangan sinetron di tipi, tiap hari ngajarin cinta-cintaan yang tolol, manja, sekuler dan ah.. pokoknya geblek deh. Belum lagi ditambah acara-acara gosiptaintment yang menjamur dimana-mana bak cendawan di musim hujan, membuat permasalahan cinta menjadi problem utama dalam hidup manusia. Kedekatan seorang selebritis dengan lawan jenis dikupas habis dengan bumbu sana-sini yang macem-macem, bahkan hal yang sebenernya sepele pun diekspos ke publik. Aksi “penembakan” yang dilakukan remaja diabadikan dalam “Katakan Cinta”. Cinta yang muncul dalam waktu singkat pun ada di “Cinta Lokasi”. Perselingkuhan di antara mereka sampai-sampai diadukan ke “Detektif H2C” atau dengan pembuktian lewat “Playboy Kabel”.

Parahnya, remaja mengkomsumsi semua tayangan diatas setiap minggu bahkan setiap hari. Seolah-olah mereka membiarkan reality show itu mencuci otaknya, sehingga dapat dengan gampang teraplikasikan dalam kehidupan sehari-harinya. Cinta… cinta… dan cinta… Tiada hari tanpa ngobrolin cinta. Otomatis secara psikologis ada beban tersendiri dalam perkembangan jiwa mereka. Malu binti nggak pede dalam kesendiriannya. Merasa terkucilkan disaat kebanyakan temen-temennya udah pada punya gebetan meski baru usia belasan tahun. Pengaruh media kini telah mendorong murid-murid SMP untuk Saatnya Mencari Pacar juga. Waaa… bisa berabe euy lamun kieu mah!

Maaf-maaf, bukannya kita mau membudidayakan status jomblo. Bukannya mau ngelarang temen-temen jomblo untuk nyari pasangan. Bukan juga mengajak para jomblo untuk tabbatul (membujang, red). Tapi kalo upaya pelucutan label jomblo selalu berujung pada aktivitas pacaran, mendingan tetep istiqomah aja menyandang status jomblo. Seperti pepatah bilang, biar jomblo asal selamat dari aktivitas maksiat. Setuju?

1 comment

Khafi said...

wah...


sadis juga pernyataannya.. :D :e:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Post a Comment

 

Recent Post

Followers

About Me

My photo
semuanya hilang lenyap bersama dengan rasaku.....